Memo

I just can't resist you,you know.You're too good to be true,if you ask me.

Cinta dunia maya

Menurut kalian,pathetic banget gak sih ,menjalin cinta melalui dunia maya? Pernah gak kalian kepikir,bahwa cinta yang tidak disertai dengan kontak langsung itu..menyedihkan ? Menyedihkan karena,orang yang mungkin kita cintai melalui dunia itu,terkadang jauh berbeda dari apa yang kita bayangkan tentang dia?

Kaya semisalnya,nih.Si x nemuin cewek yang menarik dari dunia maya (katakan aja ngeliat di facebook,entah nyari-nyari atau ngelihat di friend list temennya),dan di add terus ngechat.Syukur-syukur,(dan pinter-pinternya si cowok) ceweknya ngerasa nyaman sama si cowoknya,begitu juga selanjutnya.Terus lanjut,minta nomer HP ,smsan panjang lebar..terus ketemuan.Dan,disinilah kelemahannya : Apa kita bisa yakin,kalo perawakan si ceweknya itu sama persis sama kayak yang di foto,dan terlebih lagi ,apakah yang dia ungkapkan di chat,sms dan sebagainya itu,benar-benar sama persis dengan dia ungkapkan saat bertemu ? Belum tentu.

Bisa aja gitu,dia bukan orang yang mirip sama di foto yang dia pake,bisa aja dia orang lain yang "nunut" ID.Dan terlebih lagi,kemungkinan besar dia yang kamu kenal melalui social network adalah seorang yang jauh berbeda,contohnya aja kamu kenal dia sebagai orang yang asik,aktif kalo lagi ngobrol.Tapi,begitu kamu ketemu dengan orangnya,dia bisa aja gagu,canggung,koleng,dan gak seasik dengan kenyataannya.Di dunia maya,kita bisa aja membalikkan kenyataan.Dari diri yang gagu,canggung,jadi orang yang asik,dan pinter ngomong,bisa kita lakuin di sana.
Ada suatu kisah di negeri barat,tentang percintaan dunia maya.Suatu ketika,ada seorang petani yang butuh pendamping hidup.Akhirnya,dia memutuskan,nyari jodoh dari dunia maya.Di suatu media chatting,akhirnya dia nemuin seseorang.Mereka pun cocok satu sama lain.Dan tidak berapa lama,mereka bertemu,ternyata memang si cewek cantik dan beneran kaya yang di foto.Sampai pada malam pertama,si cewek mengaku kepada suaminya itu,bahwa dia..punya titit.Ternyata si cewek ini adalah transseksual.Disinilah letak krusialnya dunia maya,bahwa di dunia maya,kita bahkan bisa merahasiakan rahasia kita yang terdalam.Karena dunia maya itu berbanding terbalik dengan fakta,apa yang kita ungkapkan belum tentu serupa.

Percintaan dunia maya itu susah-susah senang.Susah,kalau kejadian diatas terjadi,senang kalau akhirnya percintaan itu jadi murni.Aku juga harus berusaha 

Surat yang aku buat waktu lagi butek

Kamu tahu? Hampir 1 tahun udah lewat,tapi tetep aja momen hari itu,tetep melekat di benak sama hati.Aku nggak bisa lupa,gimana galaunya aku (kalo galau mah dari dulu),waktu kamu n***k aku,hahahaha.Walaupun aku udah mencoba ikhlas,namanya ingatan gak bisa lupa.

Aku mulai nyoba mendekatkan diri,sebagai teman yang baik,tapi gak pernah aku bisa jadi temen yang baik.Dari mulai ngebacotin kamu sampai sewot-sewotan,aku pernah.Memang aku yang salah,udah berbuat begitu.

Jujur,dalem hati aku ini paling gak tega,dan males.Gak tega,ngelihat kamu sengsara karena kelakuanku yang gak menyenangkan ,dan males ngeliat mukamu yang suntuk pas aku liatin.Niatku sebetulnya baik,mau ngebantu kamu biar on the mood lagi,tapi sialnya (dan selalu begitu) kamu malah tambah betmut.Dan parahnya lagi,kejadian begini gak cuma sekali aja,tapi berkali-kali.

Temen-temen baikku selalu ngingetin dengan telaten,kalo aku itu harus minta maaf dan gak bikin ulah lagi.Tapi ,tetep aja yang namanya masalah (yang aku buat sendiri) itu selalu ada.Dari mulai kamunya yang bad mood lah,aku yang gak bisa santai lah ,atau apa lah.Itu selalu aja ada,dan gak ada selesainya.

Boleh jujur gak ? Dalem hatiku ini masih ada rasa,rasa suka kepadamu (berasa lirik lagu ya).Rasa yang seharusnya memang aku kubur sedalem-dalemnya,karena aku sadar kalo kamu gak suka aku (dengan alasan yang pasti banyak),dan aku sadar seharusnya juga aku gak bisa jadi sama kamu.

Bahkan,sampai saat ini,pas nulis surat gedek ini,aku juga masih kesal.Kesal karena aku suka sama kamu,tapi bisanya cuma bikin enek kamu.Aku gak mau nyalahin kamu,karena you and i are exactly the same,stubborn.Hell,kalaupun kamu baca posting ini juga,gak akan mengubah apa-apa,kan?Lantas kenapa aku nulis ini ? Karena,setiap tulisan yang ditulis di blog ini adalah sekedar pengingat,kaya gimana aku dulu,apa aja yang pernah aku lakukan,dan apa yang aku pikirin saat itu.

BTW,if you ever read this,make sure that you don't talk to me about this.


Sincerely,


Bima A.P

Jomblo sableng

Tsunami Jepang

Sebelum memulai posting,mari kita berdoa buat Jepang yang baru saja terlanda Tsunami.*Mengheningkan cipta *tiba-tiba kentut .Oke,selesai.

Baru tadi aku tahu,kalo Jepang kena gempa.Pertamanya,aku ngeliat timeline twitterku ,seorang temenku nulis hashtag #prayforjapan.Pas pertama ngelihat,aku mikir "ada apa ini? Apa Miyabi jadi monster yang ngerusak kota,atau Naruto berhenti dirilis ? " dan setelah itu aku baru ngeliat ada orang di timeline yang nulis tsunami,gempa.Lantas aku jadi ngeri sendiri,dan ngaconya justru aku malah nulis semoga Miyabi nggak kenapa-kenapa.Atau parah lagi,aku malah bercanda ngaco kalau Susanoo lagi ribut sama Zeus dan Thor soal urusan sengketa tanah (agak SARA) .Dan setelah itu,aku putusin buat berhenti.

Gempa yang radiusnya lebih dari 7 SR itu,berhasil meluluhlantakkan sebagian besar prefektur Jepang.Di berita sempet ada mobil yang kejebak gak bisa bergerak sama sekali,dan lucunya lampu sen nya masih nyala.Mau kemana tsunami gini :D .

Di berbagai situs,banyak yang bahas soal Jepang.Bahkan ada yang memprediksi kalau bagian pesisir timur Indonesia juga bakal kena.Semoga tidak ada korban jiwa yang berlebihan atas peristiwa ini (amin).

Mendunia

Bisakah manusia lepas dari keduniawian ? Pemikiran itu menuh-menuhin otakku akhir-akhir ini.Pemikiran ini bikin aku mumet gak karuan kaya orang sarap.Apakah bener manusia itu seumur hidup juga gak akan lepas dari kebutuhan duniawi? Terus gimana caranya biar kebutuhan duniawi itu bisa terkendali ? Pertanyaan kayak begini ngebuat aku yang jarang mikir sulit,jadi mikir sulit.

Dewasa ini,manusia cenderung terlalu terikat sama kenikmatan duniawi.Mereka cenderung lebih "mendunia" daripada "mengakhirat",yang artinya orang cenderung ngelakuin atau mikirin urusan hidup di dunia,gak inget sama Tuhannya,yaitu ibadah.

Apa yang ngebuat manusia "mendunia" (lupa akan Tuhannya) ? Itulah yang aku tanyain,dan selalu bikin aku nyari-nyari jawaban atas masalah itu.Bagaimana mungkin sih,makhluk yang tercipta untuk menyembah Yang Maha Kuasa jadi gak inget sama penciptanya sendiri,malah sibuk sama urusannya ?Perilaku ini sering banget kita lihat di masyarakat ,terutama masyarakat kota.Mungkin karena saking sibuknya beraktivitas kali ya,sampe manusia itu tidak sempat meluangkan waktunya dari kegiatan duniawi.Atau,saking malesnya sampe gak mau ngeluangin waktunya buat beribadah ? Hahaha,mungkin juga.

Ada suatu bentuk perilaku yang ciri khasnya "mendunia" banget,yaitu hedonisme.Menurut wikipedia ,hedonisme itu " pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup. Bagi para penganut paham ini, bersenang-senang, pesta-pora, dan pelesiran merupakan tujuan utama hidup, entah itu menyenangkan bagi orang lain atau tidak. Karena mereka beranggapan hidup ini hanya sekali, sehingga mereka merasa ingin menikmati hidup senikmat-nikmatnya. di dalam lingkungan penganut paham ini, hidup dijalani dengan sebebas-bebasnya demi memenuhi hawa nafsu yang tanpa batas. Dari golongan penganut paham inilah muncul Nudisme (gaya hidup bertelanjang). Pandangan mereka terangkum dalam pandangan Epikuris yang menyatakan,"Bergembiralah engkau hari ini, puaskanlah nafsumu, karena besok engkau akan mati " << Kebanyakan menikmati surga dunia jadi lupa bahwa dia itu punya Tuhan yang harus dia sembah ,hahaha.

Beribadah itu adalah suatu kegiatan yang semestinya gak kita lepasin gitu aja,dan gak semestinya kita juga keasyikan beraktivitas yang sifatnya duniawi,dan malah lupa gak beribadah ke Tuhan YME.Emang sih,kita bisa aja gak beribadah dan berlenggang kangkung kayak gak punya dosa.Tapi,secara moral (bagi yang masih punya) pasti berat banget."Ya Tuhan,maafkan aku.Aku tidak sempat menghadap-Mu",atau " Astaganaga!! Maafkan aku,Tuhan!! Aku lalai dalam beribadah kepada-Mu" pasti muncul dalam pemikiran orang yang masih punya kadar keimanan dalam dirinya.Sedangkan "alah,sekali aja deh gapapa masih ada besok" "duh,males deh kalo harus begituan" pasti muncul di orang yang sableng,yang imannya morat-marit kaya kapal pecah.

Orang jaman sekarang bahkan males ngeluangin waktunya sebentar aja buat beribadah.Susahnya ntar pas waktunya diambil (baca: modar) ,protes sama Tuhan "beri aku waktu lagi untuk beribadah kepada-Mu!!" << kaya gini kan susah.Giliran seneng aja lupa,giliran udah susah eh minta-minta.Manusia,manusia.

Solusi yang tepat : Kontrol diri.

Kenapa kok harus kontrol diri?

Kontrol diri berarti menahan diri,menahan keinginan yang berasal dari nafsu.Dengan nahan nafsu,kita juga gak kebanyakan keinginan.Dengan gak kebanyakan keinginan,kita juga bisa memilah kewajiban sama hak.Kalo sudah bisa membandingkan keduanya,kita bisa mengutamakan yang penting dulu.Kalo udah mengutamakan yang penting,kita bisa dapet hak.Gitu lho ~ .


HPku hilang

Hari ini bukan hari yang baik.

HP-ku ilang,entah dimana rimbanya.Eh,rimbanya di sekolah sih,hahahaha.

Jadi ceritanya tadi HP ku masih ada di tempat yang benar (kantong baju) sampe sekitar jam 1,dan kebetulan aku masih di perpus waktu itu.Dan pas aku kembali ke kelas,rasanya HP ku masih ada,dan aku sempet mainan sebentar.Dan setelahnya aku pergi ke jamban,karena kebelet pipis.Dan sehabis pipis,aku baru sadar kalo aku gak ngerasain HP ku di kantong,aku lantas ngecek.Di kantong jaket cuma ada bungkusan rokok,dan di sebelah kanan gak ada apa-apa.Dan apesnya,setelah aku susurin jalan yang aku lewatin,gak ada sama sekali,bahkan di kelas juga gak ada.

Aku ngiranya,"mungkin anak-anak mau nggarai aku aja".Tapi tunggu dulu,ini bukan bulan Mei dan aku gak punya hajatan apa-apa.Atau mungkin,bu Sulis mau ngasih aku pelajaran biar aku gak main-main pas pelajaran sejarah,dan gak suka bolos tapi aku sadar itu juga gak mungkin.Akhirnya aku lepas pikiran suudzan itu,karena gak baik juga punya prasangka buruk sama orang.Walaupun anak-anak SOS bedigasan,mereka kalo nggarai juga gak sampe kebacut juga sih.

Aku bingung,muter-muter di perpus bolak-balik.Bu perpus juga gak ada yang tahu,walaupun beliau tau aku daritadi keliaran aja di perpus ( nemuin seseorang :P ).Dan sialnya,beliau-beliau gak ada yang nemuin ataupun ngeliat.Aku ke kamar mandi juga,dan ngecek jamban yang aku pipisin (yang kebetulan ada orangnya) ,nanya "ada HP ketinggalan gak",dijawab "nggak".Akhirnya karena pasrah aku ke ruang guru,bikin pengumuman.Ah,walaupun mustahil seenggaknya bisa menumbuhkan harapan.

Pas aku kembali ke kelas,anak-anak pada nelponin HP ku,dan sialnya pas ditelpon tiba-tiba putus.Ada kemungkinan bahwa HP tersebut dimatiin,dibuang sim cardnya.Herannya,HP ku itu udah reyot,remuk disana-sini,bocel banget.Tapi masih ada aja yang mau ngambil.

Setelah aku pulang,aku cerita ke ibuku.Dan kata beliau,"ini teguran dari Gusti Allah,biar kamu lebih fokus belajar gak HP-an tok nak.Kalo mau HP baru,ntar habis UNAS" .Dipikir-pikir mungkin iya juga,ya.Selama ini aku sering HP an aja.Bangun,otak-atik HP.Apapun selalu HP duluan.Mungkin,hilangnya HP ini jadi satu pertanda kalo aku harus lebih mengutamakan,apa yang penting buat masa depanku.

Hp-ku sayang,semoga kamu bahagia dimanapun kamu berada.

Someone

Halo,pembaca sekalian.Bertemu lagi di blog anjingbicara yang makin hari makin ngaco ini.Karena udah lama gak ngisi blog,akhirnya blog ini tergeletak,gak punya nafas.Gara-garanya si penulis yang maha sedeng ini lagi sibuk (gak tahu sibuk ngapain aja,pokoknya sibuk).Ehem,jadinya pembaca yang nungguin cerita gak jelas buat ngisi waktu jadi kecewa :)) .Entahlah,ada yang baca atau nggak,gak peduli yang penting buang-buang huruf aja biar bisa bikin diri sendiri terhibur.

Sekarang,aku lagi giat-giatnya nungguin seseorang.Seseorang yang baik,menarik jadi lawan bicara dan selalu punya palu godam buat ngedobrak pintu kebuntuanku.Seseorang yang kata-katanya adalah switch buat mindsetku.Seseorang yang,gak punya kesan menggurui dalam memberi nasihat.

Umurnya sebaya sama aku,dan dulu sempet satu sekolah SMP sama aku walaupun sebelumnya kita gak saling kenal satu sama lain.Yang bikin beda adalah,dia lebih pendek dan lebih pesek dari aku,dan dia cewek.Dia suka mikir dan ngomongin hal-hal penting,sedangkan aku?Kebanyakan berpikir ngaco,mesum dan sukanya cengengesan gak jelas :)) .Yang jelas,kalo udah ngomong (baca:ngechat,intensitas kita ketemuan juga jarang-jarang) rasanya daratan sekitar digoncang (bukan gara-gara bila lompat >: ) *no offense bil ) .

Aku suka dia,bukan karena kecantikannya atau apalah yang biasanya jadi tolok ukur seseorang buat nyukain seseorang (baca:fisiknya).Aku suka dia,karena dia adalah orang yang menarik jika diajak berbicara,dan kayaknya tau apa aja yang aku lewatkan dalam mikirin sesuatu.Entah ini cuma sekedar sugesti ataupun bukan,tapi yang jelas aku bisa ngebedakan,mana yang sugesti dan mana yang fakta.

Kalo kata-kata yang tepat buat istilah kejadian beginian mungkin kaya lagunya Sm*sh "you know me so well" di lagunya ya ,hahahah.

Lho,kan baru diomongin orangnya langsung ol YM! hahahahaha.

Wanna chat w/her,so goodbye :) .

Buntu

Hening.
Sunyi.
Senyap.
Udara dingin menusuk kulit.
Bau harum bertebaran.
Sesosok makhluk tiba-tiba muncul,dan berkata
"Halo lekong,godain kita dong"

(ini kuburan apa taman lawang sih?)

Hell,anyway sori buat jokes gak jelasnya.Masih nafsu buat ngebaca blog ini kan? Oke gud.

This week's been hellish .Tugas yang gak karuan numpuknya,kumpulan soal buat UNAS ,dan rasa buntu yang teramat sangat akhirnya menyiksa,hiks hiks.Tapi eniwei gak masalah selama kita bisa ngatasi itu semua.

Ehm,maaf yang punya blog keseringan curhat soal buntu akhir-akhir ini.Tapi gimana lagi ? Kebuntuan cenderung mengisi waktu remaja labil kaya saya ini,huhuhu nasib jadi jomblo.Ehm,maaf jadi curhat lagi hahahaha .

Kebuntuan,atau kehampaan atau bahasa lainnya mungkin bete,ngebikin anak-anak labil (kaya aku) gini jadi bingung.Mungkin karena numpuknya kegiatan dan tugas-tugas serta latihan-latihan soal yang gak karuan banyaknya yang bikin jadi begini ya ? Atau ada yang lain ? Kita sendiri yang tahu.Atau,jenuh karena tidak ada yang bisa dilakukan untuk membunuh waktu ?

Kalo kita memang mengalamin yang namanya kebuntuan itu selalu aja ada,maka kita harus ngubah mindset kita.Kalo mindset "buntu nih" muncul,kita harus biasa mikir "lakuin hal yang aku suka aja".Dijamin gak buntu,kecuali kalo hal yang kamu suka itu menelaah suatu rumus,ataupun mikir yang berat-berat.

Ibarat terjebak di tempat yang buntu yang dikelilingi tembok tinggi,gak ada jalan sama sekali,maka pemikiran " lakukan hal yang disuka " bakal jadi palu godam ,biar bisa ngebikin jalan baru (itung-itung improvisasi) .Atau,kalau kamu niat,kamu bisa manjat itu tembok tinggi pake tali rafia.Itung-itung olahraga.

Jadi kesimpulannya,mendobrak kebuntuan itu mudah sekali sebetulnya,tergantung dari diri kita apakah mau menghancurkannya atau tidak.