awal cerita terindah bagiku
di depan pintu kau sambut aku
dengan tenagamu kau rengkuh aku
dan berjanji takkan melepasku
semakin ku mengenalmu
semakin kau jauh dariku
beban hidup dan tanggunganmu
membuat jarak lebar antara kau dan aku
angin yang bergerak membawaku
memicu sikap berontakku
membuatku jauh darimu
seakan ku tak pernah mengenalmu
kau katakan ku tak mengerti
ku berpikir kau ingin menang sendiri
siapa yang sebenarnya salah
dan siapa yang memicu masalah
dalam gelap ku bertanya
apa yang dikehendakinya
apakah kami terlalu berbeda
atau ku tak membuka hati untuknya
pertengkaran dan perdebatan
tak lepas dalam keseharian
hanya karena perbedaan keinginan
janji kita pun tergoyahkan
semakin kau telusuri
semakin dalam tancapan duri
dalam hati ku ingin ulangi
masa dimana kita tak sejalan lagi
dan tanpa kusadari
kini otakku penuh distorsi
andai waktu dapat terulang kembali
kan kukekang semua ego ini
maafkan semua salahku
lupakan semua celaku
menjauhnya aku dan dirimu
kini berubah ketika kau tinggalkanku
pergilah dalam damai
dari dunia yang ramai
kau kan kukenang dalam hidupku
karena tanpamu..aku hanya relik masa lalu
Andai Aku jadi Presiden
Diposting oleh Bima Adi Priambodo di 08.37
Tahun 2014 nanti bakal jadi ajang rebutan kursi RI-1, atau yang kita kenal tampuk kepresidenan Indonesia. Tiap kader dari 10 partai bakal unjuk gigi dan kebolehan, dan saling berebut simpatisan dan suara di pemilu. Melihat Rhoma Irama yang katanya bakal nyalonin diri jadi presiden, aku pun terinspirasi dan mikir, gimana jadinya kalau aku jadi presiden. Inilah hal-hal yang bakal aku lakukan kalau aku jadi presiden.
1. DUKUNG KERAS LEGALISASI Ganja
2.Nikah beda agama boleh, syarat dan ketentuan berlaku
3. Bakal ada kementerian baru, yang singkatannya MP3 dan MP4. MP3 (Menteri perlindungan para perokok) dan MP4(Menteri perlindungan perokok pasif)
4. Rubah satuan TNI. AD diganti pasukan leak, AU diganti pasukan bersenjata mandau& santet,, dan AL bakal dipegang penuh sama ratu Pantai Selatan
5.Jomblo tidak hanya diberdayakan, tapi dapat gelar honoris causa
6.Mereka yang terkena bullying, silahkan mengadu ke komnasbul (komisi nasional Bullying), tersebar di seluruh pelosok kelurahan
7. Tapi kalau kamu dibully karena kamu bau, itu salahmu sendiri
8. Membuat stereotype boleh, rasis jangan
9. Bahan dasar Suramadu bakal diganti plastik, soalnya besi, kabel sama lampunya dicolongi semua
10. Buat para koruptor, siap-siap gak bisa korupsi. Karena duitnya gak ada
11. Raja Dangdut bakal digantikan Raja Tarling #hidupmusikpantura
12. Kaum jomblo adalah orang istimewa, orang-orang terpilih
13. Badan Intel bakal diisi oleh hantu-hantu setempat
14. Yang pandai membuat karya tulis tapi nggak punya kerja, silahkan bergabung ke SPS (Staff Pengetik Skripsi)
15. Jago gambar bakal jadi seperti Nabi di negaraku
16. Jomblo adalah kaum proletar, sedangkan orang yang punya pacar adalah kaum kapitalis. Jenjang antara yang berpunya dan tidak berpunya inilah yang membuat saya terpanggil sebagai presiden Indonesia 2044 nanti
17. Peraturan Pemerintah pasal 69 ayat 99a : selain diberdayakan, jomblo akan mendapat keistimewaan dalam bernegara
18. Partai Politik harus satu, dan namanya adalah Partai Ria Kenjeran
Begitulah yang bisa saya sampaikan sebagai calon presiden. Di Tahun 2044 nanti, anda harus mendukung saya, kader dari Partai Ria Kenjeran.
Bagaimana mungkin seorang yang berdedikasi tinggi, masih mempunyai tekad, dan tenaga untuk memperoleh impiannya seketika menghentikan usahanya? Mental yang melemah, kurangnya motivasi, atau apa? Semua yang berawal pasti mempunyai akhir. Dalam memulai, diperlukan proses yang panjang dan rumit, namun semua itu jika dilakukan dengan benar akan membawa si pelaku menuju akhir yang baik. Jika di awal saja menyerah, bagaimana dia bisa menikmati akhir?
Carry on wayward
Diposting oleh Bima Adi Priambodo di 02.48
Stuck atau mampet akan terjadi ketika kita tidak bisa berpindah dari satu tempat. Penyebabnya bisa bermacam-macam : terikat erat oleh tempat itu, atau kondisi lingkungan sekitar tidak mendukung. Kalau kita stuck di satu tempat, tapi tempat itu menguntungkan kita. Tapi kalau membawa kesialan tersendiri bagi diri kita, kenapa kita masih terus bertahan? Karena sebagian manusia terikat kepada kenangan yang ia peroleh selama berada di tempat itu. Sebenarnya dia bisa pergi kapanpun, tapi tidak bisa menjauhkan diri dari kenangan yang dulu pernah ia alami.
Arti Kebebasan?
Diposting oleh Bima Adi Priambodo di 04.36
Apakah itu kebebasan?
Bebas berarti tidak bergantung, tidak terikat dan terpengaruh oleh apapun; merdeka. Konteks bebas disini terkait dengan pengembangan diri, dan bergerak sesuai kehendak pribadi. Namun, dalam mengembangkan diri, cepat atau lambat kita akan bersaing dengan orang lain ; karena sarana untuk mengembangkan diri ini sifatnya terbatas. Otomatis, kita harus memperolehnya melalui usaha keras; berlatih, belajar lebih giat dari orang lain. Padahal, kita bebas tapi untuk memperoleh kebebasan itu semuanya dipersulit. Bebas disini bukan berarti untuk memperoleh kebebasan tersebut kita bisa memperolehnya dengan cuma-cuma atau gratis. Namun, kita juga harus berusaha untuk memperoleh kebebasan. Saya tekankan, disini kebebasan bukan berarti gratis.
Orang yang bebas, bagai burung yang sudah lepas dari sangkarnya ; tidak punya beban, tekanan dan kurungan yang selama ini menghalanginya untuk maju. Tanpa kekangan, dia terbang sesuai kehendak pribadinya, tanpa dikekang orang lain, atau apapun. Dia bebas mengepakkan sayapnya di udara, melihat langit senja yang indah disinari terbenamnya matahari. Namun, seperti semua makhluk yang hidup, dia dibatasi oleh waktu dan kekuatan alam. Pada akhirnya dia, maupun semua makhluk hidup di bumi tidak akan bebas. Kalau begitu, apa itu kebebasan? Tidak bergantung kepada siapapun? Bebas sebebas-bebasnya tanpa batasan? Ataukah bebas sebebas-bebasnya, namun jangan melanggar kebebasan orang lain?
Keterbatasan bahasa, membuat makna kebebasan itu menjadi rancu. Universalitas yang ditekankan oleh objektivitas kita akui sulit dicapai dalam menjelaskan suatu hal (dalam konteks tulisan ini, menjelaskan makna kebebasan). Selalu saja ada nilai-nilai yang menghalangi kita untuk memperoleh kebebasan, dan dalam ilmu pengetahuan hal tersebut tidak boleh terjadi. Namun dalam kehidupan kita sehari-hari, apakah kita seberani itu untuk melepas nilai-nilai di sekitar kita, dan maju untuk membebaskan diri? Menurut saya, tidak semua orang bisa melakukannya.
Pada akhirnya, definisi kebebasan itu akan dijelaskan oleh orang yang memahaminya. Pemaknaan, dalam informasi, atau persepsi, berada di komunikan. Berarti, anda yang membaca tulisan ini sendirilah nantinya yang memaknainya. Bebaslah dalam menilai, karena itu adalah hak anda. Menurut saya, kebebasan itu...saat dimana kita bisa menjadi Tuhan, dan Hamba bagi diri kita sendiri :D .
Bebas berarti tidak bergantung, tidak terikat dan terpengaruh oleh apapun; merdeka. Konteks bebas disini terkait dengan pengembangan diri, dan bergerak sesuai kehendak pribadi. Namun, dalam mengembangkan diri, cepat atau lambat kita akan bersaing dengan orang lain ; karena sarana untuk mengembangkan diri ini sifatnya terbatas. Otomatis, kita harus memperolehnya melalui usaha keras; berlatih, belajar lebih giat dari orang lain. Padahal, kita bebas tapi untuk memperoleh kebebasan itu semuanya dipersulit. Bebas disini bukan berarti untuk memperoleh kebebasan tersebut kita bisa memperolehnya dengan cuma-cuma atau gratis. Namun, kita juga harus berusaha untuk memperoleh kebebasan. Saya tekankan, disini kebebasan bukan berarti gratis.
Orang yang bebas, bagai burung yang sudah lepas dari sangkarnya ; tidak punya beban, tekanan dan kurungan yang selama ini menghalanginya untuk maju. Tanpa kekangan, dia terbang sesuai kehendak pribadinya, tanpa dikekang orang lain, atau apapun. Dia bebas mengepakkan sayapnya di udara, melihat langit senja yang indah disinari terbenamnya matahari. Namun, seperti semua makhluk yang hidup, dia dibatasi oleh waktu dan kekuatan alam. Pada akhirnya dia, maupun semua makhluk hidup di bumi tidak akan bebas. Kalau begitu, apa itu kebebasan? Tidak bergantung kepada siapapun? Bebas sebebas-bebasnya tanpa batasan? Ataukah bebas sebebas-bebasnya, namun jangan melanggar kebebasan orang lain?
Keterbatasan bahasa, membuat makna kebebasan itu menjadi rancu. Universalitas yang ditekankan oleh objektivitas kita akui sulit dicapai dalam menjelaskan suatu hal (dalam konteks tulisan ini, menjelaskan makna kebebasan). Selalu saja ada nilai-nilai yang menghalangi kita untuk memperoleh kebebasan, dan dalam ilmu pengetahuan hal tersebut tidak boleh terjadi. Namun dalam kehidupan kita sehari-hari, apakah kita seberani itu untuk melepas nilai-nilai di sekitar kita, dan maju untuk membebaskan diri? Menurut saya, tidak semua orang bisa melakukannya.
Pada akhirnya, definisi kebebasan itu akan dijelaskan oleh orang yang memahaminya. Pemaknaan, dalam informasi, atau persepsi, berada di komunikan. Berarti, anda yang membaca tulisan ini sendirilah nantinya yang memaknainya. Bebaslah dalam menilai, karena itu adalah hak anda. Menurut saya, kebebasan itu...saat dimana kita bisa menjadi Tuhan, dan Hamba bagi diri kita sendiri :D .
Setelah satu semester ini nggembel, akhirnya yang ditunggu-tunggu keluar : IP!!
Semester 1 dipenuhi kesedihan karena hancurnya IPS saya yang ada di angka 2,92. Semester 2 ada kemajuan, IPS jadi 3,07. Saya bisa bernafas lega, karena IPK saya bisa jadi 3,00 pas :D . Dan semester 3 ini alhamdulillah IPS saya meningkat, jadi 3,22 :D dengan ini saya bisa bernafas lega. IPK saya sekarang naik ke angka 3,08.
Semoga di semester 4 nanti IP-ku (indeks prestasi) bisa naik terus :D amin.
Back in Black
Diposting oleh Bima Adi Priambodo di 11.55
Selamat datang 2013, walaupun ngucapinnya udah telat umur 27.
Alhamdulillah, saya semakin sehat. Insiden pembacokan telah terlewati, walaupun imbasnya badan saya tidak berfungsi seperti sediakala. Masih nggak kapok juga pulang malem, keliaran dan gak ngasih orangtua. Namanya juga bebal, masuk kuping kiri keluar kuping kanan.
Setelah kembali ke ranah dunia maya ini, saya cuma pengen aktif mengutarakan isi otak saya yang gak karuan, karena.. stok memori di otak ini udah kepenuhan, dan "sampah" yang ada di dalamnya harus segera keluar :D.
Harapanku selama 2013 ini : Mama Suka Metal bisa bikin demo lagu. Band satu ini (insyallah) akan menjamah dunia heavy metal Surabaya.
(logonya udah jadi)
Selain berkecimpung di dunia Heavy Metal, aku cuma berharap segara urusan duniawiku dilancarkan. Selain itu, kalo bisa juga urusan ranah percintaanku diluluskan :D, biar gak kesepian meratapi nasib. Selebihnya mohon doa dari anda yang membaca tulisan ini. Tulisan ini adalah tanda bahwa saya sudah siap secara mental dan fisik untuk hidup "menyimpang" dari "normalitas" saya tiap hari :D.
Suatu ketika aku berada pada puncak masa muda : bersenang-senang dengan sejumlah teman, merasa dirinya yang terhebat, dan lain-lainnya. Namun suatu ketika terdapat permintaan dari seseorang untuk menghantarkan suatu barang , berupa sebuah kunci. Tanpa banyak bertanya, aku langsung menuju ke tempat yang dimaksud. Melewati daratan yang menurun terjal, hujan yang rintik, angin malam yang menusuk, apapun aku hadapi. Dengan percaya diri aku terus menuju ke tempat yang dimaksud, tanpa memastikan ulang bahwa orang yang dimaksud sedang berada di tempat atau tidak. Begitu sampai, ternyata tidak ada apa-apa di tempat yang dituju, melainkan harapan kosong dan tak seorangpun yang ada disana. Pulang dengan tangan hampa, dan kecewa karena tidak bisa menunaikan tugas, aku pun lunglai. Di perjalanan pulang, tiba-tiba 9 ekor naga menyerangku. 8 diantara mereka tidak dapat menaklukkanku. 1 yang terakhir ini kemudian mengeluarkan semburan beracunnya yang kemudian melumpuhkanku membuatku tak berdaya. Aku hanya berpasrah kepada Hyang Maha Kuasa, aku ikhlas. Tak ada sakit, tak ada susah disaat kita berpasrah. 9 ekor naga itu pada akhirnya menaklukkanku, dan aku tergeletak, dibuat lemas tak berdaya.
"Aku serahkan hidup dan matiku padamu" bisikku.
Semuanya hitam, kelam. Dalam bayang-bayangku terkenang hal-hal yang telah kulalui. Kuingat pesan kawanku yang menyuruhku untuk berhati-hati, orang orang yang kusayangi dan segala keburukanku. Arus pikiranku yang terdistorsi sekian jauh itu perlahan digerakkan oleh satu suara dari dalam sanubariku yang menghentak,
"Belum waktunya untuk mati"
Seketika itu juga, aku terbangun, dan kekuatanku yang hilang muncul lagi. Suara itu membuatku mampu berdiri kembali, kembali untuk pulang. Namun pada akhirnya, kunci itu tidak tersampaikan, malah hilang. Sebagai gantinya, aku mendapat ganti berupa "kunci" yang membuatmu kekal, terlindungi dari segala macam petaka di dunia.
Ingin tahu apakah kunci itu ?
Powered by WordPress
©
Anjing Bicara - Designed by Matt, Blogger templates by Blog and Web.
Powered by Blogger.
Powered by Blogger.


