Puisi bodoh

Kamu
Bukan dia,aku juga mereka
Jadi,siapa yang benar?
Siapa yang pantas,yang bisa kuandalkan,bukan rayuan?
Oke,aku mulai melenceng
Dan lagi,lagu Domino ini membunuhku.

Seandainya waktu ini bisa diulang
aku akan terus mengulang waktu dimana aku memperoleh uang banyak
lalu uangku terkumpul banyak dan aku menjadi jutawan
aku akan berfoya-foya keliling dunia,
berjudi di las vegas seperti orang gila
Tapi itu adalah hal yang bodoh.
Dan lagi tidak ada sangkut-pautnya dengan dirimu

Kalau bodoh itu berarti setia
Kalau bodoh itu berarti tetap mencintai
Maka aku tidak keberatan,dan tidak ada halangan buatku menjadi bodoh
Karena aku tahu,aku sudah bodoh.

Ibarat baterai,kita saling melengkapi satu sama lain
Kita berbeda arah,beda jalan
Aku jongkok,kau nungging
Namun jika kita berdua bersatu
Apapun bisa terjadi
Kita bisa menyalakan senter,menghibur orang dengan lagu lewat radio


Kalau misalnya kamu adalah warna putih
Maka aku adalah hitam
Ketika hitam dan putih bersatu,atau mengalami yang namanya gradasi warna
Akan terbentuk warna abu-abu
Abu-abu itu seimbang
Tidak condong ke hitam atau putih
Karena kedua warna tadi bersatu

Kalau kamu jadi pawang
Aku mau jadi binatangnya,
Karena kamu berhasil menjinakkan aku
Aku ini liar,gegabah,tidak tahu diri
Setelah mengenal kamu aku berubah

Ah,andaikan semua itu bisa terjadi,ya

0 komentar:

Posting Komentar